
Peradangan kronis memainkan peran kunci dalam perkembangan penyakit kronis, seperti kanker, penyakit jantung, diabetes, arthritis dan penyakit autoimun, untuk menyebut beberapa. Resveratrol telah dikaitkan dengan sifat anti-inflamasi yang kuat. Dalam sebuah penelitian di 24 pria dengan sindrom metabolik - faktor risiko untuk penyakit jantung - ekstrak bubuk anggur setara dengan sekitar 1,5 cangkir (252 gram) anggur segar meningkatkan jumlah senyawa anti-inflamasi dalam darah mereka. Demikian pula, penelitian lain pada 75 orang dengan penyakit jantung menemukan bahwa mengambil ekstrak bubuk anggur meningkatkan kadar senyawa anti-inflamasi, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sebuah penelitian pada tikus dengan penyakit radang usus menunjukkan bahwa jus anggur tidak hanya meningkatkan tanda-tanda penyakit tetapi juga meningkatkan kadar senyawa anti-inflamasi darah. RINGKASANAnggur mengandung senyawa yang mungkin memiliki efek anti-inflamasi, yang dapat melindungi terhadap penyakit jantung dan usus tertentu. Anggur mudah untuk dimasukkan ke dalam pola makan yang sehat. Makan anggur polos sebagai camilan. Tambahkan buah anggur cincang ke salad sayuran atau ayam. Gunakan anggur dalam salad buah. Tambahkan anggur atau jus anggur ke smoothie. Tambahkan anggur ke papan keju untuk hidangan pembuka atau pencuci mulut.
Pada tahun 2003 diperkirakan 1.334.100 kasus dengan angka kematian akibat penyakit kanker. Hingga kini penyebab terjadinya penyakit kanker belum diketahui dengan pasti. Pada tahun 2010 penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu di dunia. Sekitar 29 detik terdapat 1 orang terkena sakit jantung dan setiap 1 menit orang meninggal karena penyakit ini. 49% penderitanya adalah pria. Berdasarkan data WHO pada tahun 2010 memaparkan bahwa penyakit diabetes melitus menduduki peringkat keenam sebagai penyebab kematian pada kategori penyakit tidak menular. Perlu Anda ketahui, rentang usia penderita diabetes bervariasi yakni mulai dari usia 20-79 tahun. Indonesia masuk dalam urutan ketujuh negara dengan penderita diabetes melitus terbanyak. Gantilah pola hidup Anda dengan pola hidup sehat dengan banyak berolahraga dan istirahat yang cukup. Anda harus memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi dalam tubuh Anda dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi seimbang dengan menerapkan pola makan 4 sehat 5 sempurna. Untuk mengurangi pengeroposan tulang dalam tubuh, Anda dapat menghindari paparan toxic prooksidan atau radikal bebas dengan menggunakan pelindung kulit seperti handbody, sunblock ataupun UV protection lainnya pada kulit Anda sehingga radikal bebas tidak langsung masuk ke dalam lapisan kulit Anda. Selain pola hidup yang sehat, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen sebagai penambah antioksidan dan daya tahan tubuh Anda sehingga mampu memaksimalkan imunitas tubuh dari serangan penyakit.
Post a Comment